Cara Cermat Memandikan Bayi Baru Lahir



Memandikan bayi merupakan kegiatan penting dalam perawatan bayi. Selain berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan sikecil, memandikan bayi juga harus memperhatikan beberapa hal mengingat tubuh bayi masih lemah. Jangan sampai bayi terluka ketika dimandikan. Wajar bila beberapa ibu muda masih takut dalam memandikan bayi. Sebelum memahami cara memandikan bayi, berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan terlebih dahulu.

  • Biasanya banyak lemak yang menempel pada bayi baru lahir. Tak perlu khawatir dengan lemak ini. Anda juga tidak prlu berusaha menghilangkannya. Dikutip dari laman tribunews.com menurut dr. Purnawan Senoajdi, SpOG, DTMH, lemak bayi ini dalam bahasa medis dinamakan vernix caseosa, yaitu lapisan lemak yang berguna untuk melindungi suhu tubuh bayi begitu pertama kali lahir, sehingga tidak terjadi hipotermia. Selain itu, lemak ini juga berfungsi sebagai cadangan makanan bayi. Lemak akan diserap oleh tubuh bayi, sehigga ibu tak perlu khawatir bila dalam waktu 2-3 hari setelah bayi lahir ASI masih juga belum keluar.
  • Memandikan bayi baru lahir cukup dilakukan sehari sekali. Bayi baru lahir cukup dilap saja dengan kain/washlap yang basah agar lemak dalam tubuh bayi tidak hilang. Bayi berusia 5-7 hari boleh dimandikan dua kali sehari. Meskiun tali pusar belum puput, anda masih boleh memandikannya. Sehabis mandi, tali pusar harus dikeringkan dengan lap lembut tanpa diberi obat.
  • Pada bulan pertama, jangan gunakan shampo untuk bayi. Dikutip dari laman parentsindoneia.com “Pada satu bulan pertama, penggunaan sampo tidak usah dilakukan setiap mandi, cukup 2-3 hari sekali. Dan khusus bayi prematur, karena regulasi suhu tubuh belum baik, sebaiknya Anda hanya memandikan bayi dengan cara dilap sampai berat badannya lebih dari 3.000 gram,” kata Prof. Soetjiningsih.

Memandikan bayi memerlukan kehati-hatian. Berikut adalah cara dan beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memandikan bayi;

  • Gunakan spons lembut atau washlap untuk memandikan bayi baru lahir. Sampai usia 5 hari cukup dilap saja.
  • Gunakan air hangat dengan suhu 37-38°, siapkan juga air matang yang hangat.
  • Pilih posisi yang nyaman, sangga kepala bayi dengan tangan kiri ibu.
  • Langkah pertama lap mata bayi dengan kapas yang telah dibasahi air matang. Caranya mengusap dari agian dalam keluar. Lanjutkan dengan membersihkan area wajah. Anda bisa tetap menggunakan kapas basah atau mengusapnya dengan tangan. Jangan gunakan sabun untuk area wajah bayi akrenaakan mengakibatkan iritasi pada mata bayi.
  • Bersihkan area telinga dengan kapas pembersih. Jaga kebersihan kapas dengan menggantinya setiap kali digunakan mengusap.
  • Basahi tangan, kaki, sekujur tubuh dan lipatan. Usapkan sabun. Bilasi hingga bersih agar sisa sabun tidak tertinggal dan mengakibatkan gatal dan iritasi bayi.
  • Miringkan bayi dengan hati-hati lalu sabuni punggungnya.
  • Terakhir bersihkan bagian kemaluan. Caranya usap kemaluan dari bagian depan ke belakang agar tidak terkontaminasi kotoran dari anus.
  • Selimuti bayi dengan handuk dan keringkan.
  • Letakkan bayi pada tempat yang nyaman. Oleskan minyak telon. Pakaikan baju.

Memandikan bayi harus cermat dan hati-hati, tapi tentu bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selamat bersenang-senang J




Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*