Perkembangan Janin Minggu-Minggu Awal – Konsepsi (Pembuahan)



Perkembangan Janin Minggu

Setiap orang tentu berharap menikah dengan orang yang dicintai. Pernikahan itu akan menjadi kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Menyatukan dua hati, dua jiwa dan dua individu yang berbeda tak lain adalah untuk mewujudkan mahligai bahagia bersama pasangan. Tak lengkap rasanya bila keluarga kecil belum dikaruniai sosok manusia mungil yang bernama bayi. Ya, bayi akan mampu menciptakan kehangatan dalam sebuah rumah.

Namun, apakah anda sudah bernar-benar siap menerima kehadiran buah hati dalam keluarga kecil anda? Kehamilan menjadi sebuah anugrah yang telah ditunggu-tunggu oleh pasangan yang baru menikah. Layaknya sebuah mimpi yang menjadi nyata, hadirnya kehidupan lain didalam rahim akan membuat kehabagiaan sepasang suami istri semakin lengkap.

Tak heran jika banyak pasangan suami istri yang berupaya segera memiliki momongan. Sayangnya, tak semua pasangan suami istri bisa mewujudkan impiannya memiliki buah hati. Oleh karenannya, bagi anda yang telah mendapat amanah dari Tuhan berupa buah cinta harus benar benar bersyukur. Setidaknya diluar sana ada begitu banyak calon ibu yang tengah berjuang keras agar impian memiliki buah hati bisa terwujud.

Nah, banyak sekali wanita yang antusias mengahadapi kehamilannya. Mereka akan melalukan apapun ketika menyadari ada  jabang bayi didalam rahimnya. Perlakuan “khusus” terhadap diri mereka sendiri mereka terapkan agar janin bisa tumbuh sehat dan sempurna. Misalnya menghentikan kebiasaan minum (untuk mereka yang minum minuman keras), menghentikan kebiasaan merokok (untuk perorok) dan lebih berhati hati dengan makanan dan obat-obatan yang masuk ke dalam tubuhnya. Hal itu tentu dil;akukan agar tubuh ibu dan janin sehat sampai masa persalinan nanti.

Tidak sedikit juga wanita yang tidak sadar bahwa ia sedang hamil. Hal ini karena pada umumnya tanda kehamilan mulai nampak pada minggu kedua atau minggu ketiga. Dengan demikian, keterlambatan diagnosa kehamilan bisa terjadi karena si wanita tidak menyadari kehamilannya. Hal ini tentu bisa membuat beberapa wanita yang telah menantikan kehadiran buah hati seringkali melewatkan momen momen bahagia dalam hidupnya.

Nah, untuk mengetahui perkembangan janin dalam rahim ibu sejak mereka tumbuh untuk pertama kali, kali ini janinku.com akan membahas perkembangan fetus didalam rahim sebelum berkembang menjadi janin.

Proses terjadinya kehamilan membutuhkan waktu dan mekanisme yang tdiak mudah. Kehamilan dapat terjadi mulai dari sel sperma yang membuahi sel telur hingga tercipta janin yang menunggu kelahiran. Proses panjang kehamilan membutuhkan waktu dan kondisi fisik ibu yang prima.

Kehamilan dapat terjadi beberapa jam setelah pasangan suami istri melakukan hubungan pada masa subur wanita. Salah satu dari sekian banyak sel sperma yang masuk akan membuahi sel telur dan bersatu sehingga tumbuh menjadi zigot dalam hitungan jam, proses ini kemudian akan diikuti dengan pembelahan sel yang terjadi dengan begitu cepat.

Umumnya, proses kehamilan sampai kelahiran bayi membutuhkan waktu 9 bulan 10 hari melalui mekanisme yang cukup rumit. Adapun perhitungan kehamilan untuk melihat perkembangan zigot dalam rahim  akan dapat terlihat dari uraian berikut ini.

Kapan Kehamilan Datang?

Dokter atau bida akan menentukan masa kehamilan berdasarkan periode awal fase menstruasi anda. Mengetahui masa ovulasi seorang wanita dan saat sperma bersatu  dengan sel telur bukan hal yang mudah. Maka, para pakar kesehatan menggunakan periode akhir datanng bulan wanita sebagai alat ukur untuk menentukan kehamilan. Artinya, kehamilan anda bermula   pada saat terakhir anda haid. Untuk sebab itu, usia sebenarnya pada bayi anda adalah dua minggu terhitung dari umur gestasinya.

Proses Terjadinya Kehamilan

Usia zigot pada minggu kedua – dan setiap bulan sepanjang penantian hadirnya kehidupan baru didalam rahim. Hormon estetogen dalam tubuh akan mulai merangsang uterus anda untuk dapat menyediakan lapisan tisu yang subur dan sarat dengan darah.

Peningkatan level hormon progesteron dalam tubuh bekerja untuk mempersiapkan uterus anda untuk dapat mendukung pembuahan sel telur serta sebagai rumah untuk si bayi tumbuh selama beberapa bulan kedepan. Pada saat yang bersamaan, ovari akan mematangkan sel-sel telur pada sak-sak yang penuh cairan yang disebut dengan folikel. Selama periode yang singkat dari persiapan tubuh ini, konsepsi (pembuahan) dapat menghasilkan satu sel sperma dari jutaan sel sperma lain yang akan dapat bertemu dengan sel telur.

Memasuki minggu ketiga, beberapa perubahan akan terjadi pada tubuh anda. Pertengahan masa kehamilan (sekitar hari ke 14 dari kitaran 28 hari) pembuahan akan mulai terjadi. Salah satu sel telur akan ditarik dan masuk ke dalam tuba falopi. Setelah 12-24 jam kemudian, sel telur akan dibuahi jika salah satu dari 350 juyta sperma berhasil berenang sampai tuba falopi dari miss V melalui rahim untuk menembus sel telur. Mekanisme pembuahan ini bisa terjadi dengans sangat cepat. Jika dihitung, mekanisme ini bisa terjadi dalam waktu hitungan jam.

Setelah pemnbuahaan terjadi, sel telur berubah menjadi zigot. Jika sudah demikian, bagian  luar membran sel telur akan menutup dengan cepat dan menghilangkan pembuahan dari sisa sperma yang telah berenang mendekati sel telur. Dari sinilah sel sperma yang masuk kedalam sel telur akan mulai terbagi kedalam sel yang identik ketika sel tersebut masuk kedalam tuba falopi dan masuk kedalah rahim, dimana sel tersebut akan terus bertumbuh.

Nah, untuk mengetahui lebih dalam, anda bisa melihat proses terjadinya kehamilan melalui foto-foto berikut ini:

Sperma di tuba fallopi
Semua anak itu spesial, karena dari jutaan sperma yang bergerak menuju sel telur, hanya ada satu sel sperma unggul yang bisa menembus dinding sel telur. Ini adalah foto sperma di tuba fallopi

 

sel telur
Sel telur di dalam rahim perempuan
Jutaan sel spermaberusaha menembus sel telur
Jutaan sel sperma berusaha menembus sel telur

 

Hanya satu sperma pemenang
Hanya satu sperma pemenang
Sperma hari 5-6 telah berubah menjadi blastokista dan telah menuju rahim
Sperma hari 5-6 telah berubah menjadi blastokista dan telah menuju rahim

Nah, dari proses yang panjang tersebutm sebagian besar wanita mungkin tidak menyadari bahwa tubuhnya telah ada kehidupan lain yang menjadi cikal bakal buah hatinya. Ketika proses pembuahan ini terjadi, mungkin anda tidak akan menyadarinya sampai anda melakukan cek kehamilan. Namun, tidak sedikit wanita yang mulai menyadari perubahan-perubahan kecil dalam dirinya yang diasumsikan sebagai tanda kehamilan.

baca juga : Foto Menggetarkan, Proses Perkembangan Janin

Nah, ketika kehamilan ini terjadi anda mungkin akan mulai khawatir dengan beberapa asupan yang masuk kedalam tubuh anda. Namun tak perlu khawatir, beberapa perubahan yang terjadi dengan tubuh anda dan segala kekhawatiran yang anda alami tersebut sifatnya normal dan sebagian besar wanita hamil lainnya mengalami hal yang serupa. Akan tetapi, tak semestinya kekhawatiran ini membuat anda terbebani dan menjadi ketakutan yang besar.

Dari kekhawatiran ini diharapkan anda mulai bisa menerapkan pola hidup yang sehat dan konsumsi bahan makanan yang akan bermanfaat baik untuk tubuh anda. Dengan demikian, ketika si ibu sehat, maka janin yang anda dalam rahim ibu pun akan dapat terjaga dengan baik kesehatannya.

Catatan: Setiap janin mungkin mengalami perkembangan janin yang berbeda-beda. Artikel ini menggambarkan perkembangan janin secara umum dan bagaimana fetus berkembang dalam uterus atau rahim.




Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*